April 4, 2025

Perfilman Berduka Ray Sahetapy Tutup Usia di RS Gatot Subroto

Perfilman Berduka Ray Sahetapy Tutup Usia di RS Gatot Subroto

Jakarta, 2 April 2025 — Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior yang telah banyak mewarnai layar lebar Indonesia, Ray Sahetapy, berpulang pada Selasa, 1 April 2025. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Perfilman Berduka Ray Sahetapy Tutup Usia di RS Gatot Subroto

Kepergian Ray Sahetapy menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi insan perfilman, tetapi juga masyarakat luas yang mengenal dan mengagumi dedikasinya terhadap seni peran. Aktor yang dikenal dengan kualitas aktingnya yang memikat ini meninggal dunia di usia 67 tahun.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sampaikan Duka Cita
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melalui juru bicaranya, Riefky, menyampaikan rasa belasungkawa atas kepergian sang maestro. Dalam pernyataan tertulisnya, Riefky mengatakan, “Indonesia kehilangan sosok seniman hebat yang telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan perfilman nasional. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Ray Sahetapy.”

Ucapan duka juga mengalir dari berbagai tokoh publik dan komunitas seni. Banyak yang mengenang Ray sebagai pribadi yang rendah hati dan penuh dedikasi dalam setiap peran yang ia mainkan, baik di film, televisi, maupun panggung teater.

Karier Panjang dan Prestasi Cemerlang

Ray Sahetapy lahir pada 1 Januari 1958 dan memulai kariernya di dunia seni peran sejak dekade 1980-an. Namanya melambung lewat berbagai film layar lebar dan sinetron populer. Ia dikenal sebagai aktor yang mampu memainkan beragam karakter dengan sangat meyakinkan.

Beberapa film terkenal yang dibintangi Ray antara lain “Pengabdi Setan” (1980), “Djakarta 1966”, “The Raid 2: Berandal”, dan puluhan film lainnya. Kemampuannya dalam menghidupkan karakter membuatnya diganjar berbagai penghargaan, termasuk dari Festival Film Indonesia (FFI) dan institusi perfilman internasional.

Selain sebagai aktor, Ray Sahetapy juga aktif sebagai pengajar dan pembina seni peran. Ia dikenal sebagai mentor bagi banyak aktor muda dan memberikan kontribusi besar terhadap regenerasi aktor Indonesia.

Disemayamkan Secara Tertutup
Jenazah Ray Sahetapy disemayamkan secara tertutup di kediaman keluarga di kawasan Jakarta Selatan sebelum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir pada Rabu pagi. Prosesi pemakaman dihadiri oleh keluarga dekat dan beberapa sahabat dari kalangan artis dan seniman.

Pihak keluarga melalui putranya menyampaikan terima kasih atas seluruh doa dan perhatian dari masyarakat. “Ayah kami adalah orang yang sangat mencintai dunia seni. Semoga karya-karyanya tetap dikenang dan memberikan inspirasi,” ujar anak almarhum.

Dunia Perfilman Kehilangan Sosok Inspiratif
Kehilangan Ray Sahetapy meninggalkan duka yang mendalam di tengah masyarakat Indonesia. Sosoknya bukan hanya dikenal karena kemampuan akting yang luar biasa, tetapi juga karena ketulusannya dalam membina dunia seni dan memberikan inspirasi kepada generasi muda.

Rekan-rekan seprofesi, seperti Christine Hakim, Slamet Rahardjo, dan Deddy Mizwar turut menyampaikan duka mendalam. Mereka sepakat bahwa Ray adalah salah satu tonggak perfilman Indonesia yang akan terus dikenang dalam sejarah.

Warisan Abadi di Dunia Seni
Meski telah tiada, Ray Sahetapy meninggalkan jejak abadi lewat karya-karya yang telah ia hasilkan. Dedikasinya terhadap seni peran menjadikan dirinya sebagai panutan bagi banyak orang. Generasi muda dapat belajar banyak dari semangatnya yang tak pernah padam dalam memperjuangkan kualitas perfilman Indonesia.

Semoga Ray Sahetapy mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *