Pramugariku Yang Baik Hati

 

Ngawursiana.com.-Departure jam 14.25  

Padahal kami berempat baru masuk terminal Radin Inten Bandar Lampung jam 13.30, sudah lewat waktu 5 menit sebelum Boarding ticket. Dengan setengah berlari kami boarding, dan saat selesai boarding, pengeras suara terdengar Para Penumpang Pesawat Garuda GA0075 dipersilakan masuk pesawat melalui Pintu 3.

Bertaruh sambil berlari 

Mr Jack Liu Sales Marketing dan Mr Du Site Official dari Heibei China corporate, setengah kuatir berkata: Faster, Faster Old Man, tipical orang2 Cina Daratan yg selalu tepat waktu, masih muda muda dan fisiknya kuat kuat itu bolak balik memacu semangatku. Sementara aku sudah ngos ngosan mau berhenti dulu ngaso ambil nafas. Dan dari jauh kulihat antrean cukup panjang, membuatku lega, lalu menjawab: If I’m late than you, huh huh huh (nafas tersengal sengal) I’ll pay the dinner with draf beer. But if I’m more faster huh huh huh go inside the air craft cabin than you all, will you pay our food tonight? Mr. Liu menjawab dengan semangat:  Okay deal, we looking best restoran in Jakarta. Aku tak mau kalah garang dan dengan lebih yakin menjawab: Furama Restaurant okay? Dia ketawa yakin menang: Good idea. 

Pramugari ku yg cantik, maaf aku terpaksa membohongi mu.

Sementara mereka bertiga antre untuk masuk apron, aku malah duduk dan mengawasi pramugari yg akan aku sasar dan aku datangi. Dengan terpincang sedikit yg kubuat buat, aku membawa boarding pass kelas ekonomi (biasa cari yg murah) menuju kekelas eksekutif. Sengaja ku buat langkahku sempoyongan, aku bertanya: Neng ini pesawat yg ke Jakarta ya? (kutunjukan boarding pass). Ya bapak, silakan lewat sini aja. Terima kasih cantik. Bahkan dengan sigap dan ramahnya, mau menggandeng lenganku, aku menolak: Terima kasih non, saya masih mampu jalan sendiri.

(Aku bukan Pebri, bukan Difa, bukan Wahyu, apalagi Kong Agil yg suka mengail diair keruh. He3)  

Memang sudah kuduga dan teropong sebelumnya, bahwa pramugari Garuda itu tak akan membiarkanku terseok seok antre kekelas ekonomi.

Sayangnya, setiba di kantor pusat, mereka langsung presentasi product mereka, kepada direksi dan esok harinya 05.30 harus ke Manila untuk melanjutkan tugas mereka. Tapi mereka berjanji akan segera mentraktirku dilain kesempatan. Ga jadi ke restaurant ga masalah yg penting: Biar tua masih bisa mengalahkan yg muda dan kuat.

 

Terbanglah selalu dengan Garuda, terpercaya, aman dan nyaman. 

Sumber gambar Garuda

Gambar pribadi.

SHARE

12 COMMENTS

    • Engga la non, aku kan ga mau kalah taruhan doank.
      Biar ga panggil Old man Old man terus. xixixi

  1. Mereka menang kuat tapi kalah cerdik… 😂
    Furama yang di ayam buruk ya Pak, saya juga mau mewakili ditraktir, saya minta mentahnya aja… 😂

    • Kaget lihat saya sudah duduk dalam cabin, Jack Liu tanya: How can you go in first?
      Kujawab seenaknya: Magic.

      Betul, Furama yg diseberang Gaj Ahmada.

    • Mentahnya bahaya Pak SA, ada tatib soal menjamu/dijamu tamu.
      Enak yg mateng, aman dinikmati bersama dan momen diabadikan di Guest book.

    • Ga bisa buat dipraktekan oleh yg muda, chusus 65 tahun keatas.
      S2 ga bisa S3 baru bisa ( Sampun Sepuh Sanget ). He3.

  2. Cara jitu minta gandeng Prqmugari cantik adalah dengan pura2 pincang…heheheh….

    Traktirnya nanti aja kalau saya di Jakarta ya Pak…ikuuuttt… lumayan Furama Restaurant is very good restaurant…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here