Viral, Foto Bapak dan Kedua Anaknya yang Terlantar

Saat bangun awal pagi, saya menyadari smartphone saya tertindih badan saya di ranjang. saya cek apakah rusak? Ternyata tidak. Saya pun melihat ada notifikasi di akun Facebook. Ada beberapa, saya pun membalas beberapa komentar dan scrooling down beberapa kali dan mata saya membaca postingan warganet dengan akun bernama Febbi Valentine di Facebook. Ia tinggal di Jakarta. Febby tidak dalam friend list saya. Namun karena postingan yang dibuatnya viral, saya pun bisa melihat dan membacanya.

Saat ini sampai saya tulis, postingan Febby menuai 9,400an komentar, 22,000an “like” dan lainnya, serta telah di-share oleh warganet sebanyak 18,750an kali. Dan terlihat setiap waktu bertambah dan akan terus bertambah.

Postingan itu dilakukannya pada Minggu, 20 Agustus 2017 pukul 22.16 WIB. Isinya menceritakan jika dirinya pada jam sebelumnya bertemu dengan seorang Bapak dan kedua anak perempuannya yang terlihat terlantar di area Gading Serpong di depan restoran McDonald atau Rumah Buah. Bapak itu mengaku bernama Guruh dan kedua anaknya disebut bernama Lydia dan Tesa dan berasal dari Legok.

Febby dalam postingannya bertemu dan mengajak bercakap Bapak dan kedua anaknya. Pak Guruh mengaku istrinya telah meninggal dan bekerja sebagai pemulung.

Dalam foto yang diunggah Febby, terlihat Bapak tersebut bertubuh kurus dan tampak sakit, kakinya mengecil dan sedang memangku anaknya yang masih kecil Tesa, sedangkan Lydia duduk di sebelahnya. Febby pun tak tega dan berbaik hati memberi Pak Guruh makanan pengganjal perut kepada mereka.

Febby merasa terpanggil dan menghimbau kepada warganet untuk bersimpati pada mereka dengan memberinya pekerjaan agar mereka tidak terlantar.

Ini isi selengkapnya postingan Febby Valentine.

Malam tadi kami bertemu dengan seorang bapak dan 2 orang putrinya. Entah mengapa hati ini terpanggil untuk mampir dan bertemu.

Saya : bapak rumahnya dimana? Kok sdh malam blm pulang

Bapak : rumah saya di legok bu, nanti jam 3 malam baru pulang karena nunggu barang2 hasil mulung ditimbang dulu. Ini lg istirahat sebentar hbs keliling mulung

Saya : ini anak2 nya dibawa pak malam2?

Bapak : iya ibu nya sdh meninggal, saya kepikiran klau ditinggal di rumah sendirian. Dulu saya pernah kerja jadi supir tapi berhenti karena tidak tahan dingin.Jadinya sekarang saya mulung.

(seketika itu saya melihat kondisi kaki sang bpk yg terlihat kecil, dan badannya yg kurus dan melengkung. Firasat saya mengatakan bpk ini kena penyakit paru2 atau tbc tulang)

Saya : nama bpk dan adik2 ini siapa?

Bapak : nama saya guruh, yg ini lydia (anak perempuan sblh kanan sang bapak) dan ini tesa (anak yg sedang tidur dipangkuan sang bpk)

Saya : tiap hari bapak mulung disekitar sini?

Bapak : iya bu, tempat nimbangnya dibelakang sini.

Saya : bpk ini ada sedikit makanan untuk dimakan bersama2 ya. Jaga kesehatan dan klau saya lewat sini saya akan mampir lagi

Bapak : terima kasih bu (sambil mulai membuka kotak makan dan mulai menyuapi ke dua anak perempuannya)

Saya terharu melihat cinta kasih sang bpk ke ke2 nya anaknya ini, walaupun hidup dalam keterbatasan namun dengan sekuat tenaga bpk ini tetap bertanggung jawab menjaga anak2nya. Tidak dibiarkan sendirian ataupun terlantar. Jika teman2 ada yang kebetulan sedang lewat di daerah gading serpong depan McD atau Rumah buah dan melihat bpk ini beserta ke-2 anaknya sedang duduk disekitar situ, mampirlah sebentar dan berikanlah mereka sedikit cinta berupa makanan / minuman / pakaian / selimut.

Jika teman2 punya informasi lowongan pekerjaan daerah gading serpong unk sang bpk yg kondisi fisiknya terbatas ini (sebatas membantu bersih2 rmh ataupun menjaga kebun dll) mohon diinformasikan ya.Mohon dishare ya teman2, semakin banyak orang yg tahu, semakin bnyk pula bala bantuan yang datang unk bapak ini dan anak2nya.

Tuhan memberkati kita semua 🙂

——-mw——-

Sumber Gambar disini

 

18 COMMENTS

    • Wah, 2.3 triliun… bisa menghidupi satu kecamatan kali…. sayang koruptor itu belum digantung….

  1. Tidak semua masalah bisa segera ditangani negara dan Kepala Daerah.
    Aksi sosial dan uluran tangan dari kelompok agak menurun karena dicurigai sebagai propaganda dan membujuk.
    Maka aksi personal/perorangan seperti Febbi Valentine sangat baik.

    • Betul Pak. Pribadi yang toleran dan peka punya jiwa menolongnya tinggi. Seperti Bapakku lah…heheheh

      • Wow, aku tersanjung. .
        Tolong menolong adalah tabur tuai.

        Karena ada tertulis dikitab kuno itu:
        Apa yg kau lakukan bagi sesamamu, sama seperti yg kau lakukan juga bagiKU.

  2. Tanggung jawab dan kasih sayang luar biasa dari si bapak

    Salute
    Semoga Allah selalu melindunginyaa

  3. Mengharukan bahwa selama ini mereka ditelantarkan oleh orang-orang di sekelilingnya, di sebuah kota yang katanya modern. Semoga mereka baik-baik saja dan ada yang menolongnya bila lewat di situ.

    • Makin kota dan modern khan ego sentris makin tinggi. Ilmu sosiologinyankhan gitu, Pak… manusia primitif lebih toleran pada sesama dibanding manusia modern

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here