Nyasar di Simpang Susun Semanggi, Siapa yang Katrok?

Sumber gambar kompas.com

 

Ngawursiana.com_Nyasarnya Habiburokhman di Simpang susun Semanggi kemarin (2/8) berlanjut dengan ocehanya di akun twitter miliknya mengingatkan kejadian yang Saya alami beberapa tahun silam.

Kala itu Saya pendatang baru di negeri beton , negaranya om Jacky Chan.


Masih culun dan kampungan tentunya (sampai saat inipun :-P). Lagi girang punya hengpon baru sedikit canggih. Saat jalan dengan kondisi mainan hape, saya nabrak tong sampah yang ada diarea trotoar. Spontan Saya tendang balik tong sampah sambil ngomel ngomel sendiri.

 Gak sadar beberapa pasang mata memperhatikan tingkah ‘tak patut’ Saya, yang jelas salah tapi mencari kambing hitam, sudah tahu itu tong sampah, gimana bisa jadi kambing, hitam lagi , pakai ngejugrug  disini, siapa yang naruh sih..wkwkkw dasar o’on kwadrat.

Dalam konteks kampungan nyasarnya Habiburohman dan kasus diatas, menurut Saya, sebelas duabelas. Masih wajar, Saya yang memang orang kampung, ndeso , lihat trotoar lebar dan nyaman serasa halaman rumah Pak Lurah, main sesukanya. Lah bagaimana dengan beliau yang nyasar di Semanggi?

Dengan intelektulitas yang tak diragukan. Titel yang disandang. Jabatan yang diemban. Terbiasa hidup di kota metropolitan, sangat naif jika tidak mampu membaca rambu lalulintas. Bisa dimaklumi jika salah jalan/belok karena simpang Semanggi boleh dilalui dalam tahap percobaan. Dan baru akan diresmikan oleh Presiden Jokowi tgl 17 Agustus nanti. Toh tinggal balik arah atau ikuti arah selanjutnya, jadikan pengalaman dan bersikaplah lebih arif layaknya orang dewasa, berpendidikan pula.

Yang bikin tampak ndeso seperti Saya adalah paska nyasar,si ketua Advokat Cinta Tanah Air ( ACTA) ini ngomel di medsos melalui akun twitter miliknya dengan nada mencari kambing hitam.

gara2 naik jembatan Semanggi, malah salah arah, mau ke Menteng jadi ke arah Senayan. Ini siapa sih penggagasnya?”

 Helloow…yang salah elo, yang nyasar elo, yang katrok elo,,ngapa nyalahin penggagasnya? Kenapa gak nyalahin yang ngebangun proyeknya? Elo masih dendam sama Ahok? Gegara ngledekin elo yang janji mau terjun dari Tugu Monas ingkar kan? Gak heran, elo kan ce esan sama yang nazar mau jalan kaki Jakarta Jogja. Ingkar janji hal yang jamak.

 Ngaca dong ngaca. Udah tingkah bikin eneg,  pikiran cupet, hati butek pula.

Masih belom puas numpahin kekesalan karena ketololan diri, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang DPP Partai Gerindra ini mengungkapkan jika “jembatan Simpang susun Semanggi gak ada istimewanya, terlalu sederhana, teknologinya biasa saja, itu kan cuma numpang diatas Semanggi yang sudah ada. Cuma tambah bundaran saja, katrok lah kalau bahasa Saya!” ujarnya (detik 3/8/2017)

Masih lanjut nyerocosSaya kira bundaran itu canggih banget kayak diluar negeri. Kalau sudah diatas kita bisa kearah mana saja, kalau sudah naik kita bisa kekanan atau kekiri!” (Detik 3/8/2017)

Yakin loe sudah pernah keluar negeri? Diluar negeri motor, angkutan umum, mobil pribadi semua ikuti aturan dan taat rambu dijalan. Dari jalan kecil , jalan raya ,terlebih jalan special termasuk Tol. Gak ada yang suka suka gue, kearah mana saja bisa. Tentukan jalurmu, lajur mana yang harus diambil sesuai tujuan. Jika salah jalur dan salah keluar arah, itu urusan pribadimu.

Pihak terkait sudah merancang sedemikian rupa. Mereka sudah persiapkan apa yang menjadi kebutuhan dijalan raya, rambu dan petunjuk arah sudah dipastikan ada. Jika ada yang salah arah, tinggal ikuti petunjuk arah selanjutnya harus kemana,bukan bersikap dongok macam Habiburohman yang sok hebat.

Simpang Semanggi yang begitu megah, dibangun tanpa menggunakan dana APBD, dalam jangka waktu yang cepat masih di bilang sederhana dan katrok. Mungkin bagi Habiburohman dan teman temanya proyek bangunan yang keren dan canggih itu jika dibangun tiang pancang  dengan dana triliunan kemudian mangkrak, itu baru hebat!

Biken 05/08/17 Saiwanho-HK

Tags:

16 Responses

  1. author

    Mas Wahyu4 months ago

    Langsung dikepruk ae..ra usah diseneni barang…

    Kuwi paragrafe kok dadi siji ngunu?

    Reply
    • author

      Biyanca Kenlim4 months ago

      Piye, rung dikepruk rai ktoro penyok ngunu hihi

      Iyo tulisan mbulet dadi siji, mngkin efek bgadang lengket krna belek wkwk

      Mt rehat Mas Wahyu

      Reply
  2. author

    mike reyssent4 months ago

    Halloooo….

    Reply
    • author

      Biyanca Kenlim4 months ago

      Hihi makasih sdah dirapiin , slamat pagi Mb Mike

      Reply
  3. author

    Suyono Apol4 months ago

    Saya tidak ada masalah dengan orang bodoh tapi Habiburokhman memang menyebalkan, sudah bodoh malah menyalahkan orang lain, pada kesempatan lain ia menyusahkan orang lain.

    Reply
    • author

      Biyanca Kenlim4 months ago

      Betul bodoh tidak masalah, yg penting hatinya, pintar jika hatinya sdah gk beres cm ns minteri orang lain alias sombong.
      Makasih Mas SA
      Salam baik

      Reply
  4. author

    Susy Haryawan4 months ago

    sing katrok bahas wong katrok…ha….ha….
    lucunya napa ngarah ke Ahok, dia ini fans berat Pak Ahok…isina Ahok….malamnya digampar istrinya nyebut Ahok terus dia, makanya ngamuk2nya ahok padahal ke sasar

    Reply
    • author

      Biyanca Kenlim4 months ago

      Hahaha iya benci itu beda tipis sma cinta, tiap hari terbayang sama yg di benci .
      Makasih Mas Susi

      Reply
  5. author

    Manula Sepuh4 months ago

    Mbak Bi, Habiburohman sekali2 harus di bakiak.
    Ditimpuk, diketok pake bakiak biar bisa ngerem mulutnya.
    Difa juga punya pabrik bakiak tuh.

    Reply
    • author

      Biyanca Kenlim4 months ago

      Semakin tinggi pendidikan tdak mnjamin smakin bijak kelakuan yah Mbah Manula . Eeeh Difa jg jualan bakiak dari belimbing , waah keren tuh 😀

      Reply
      • author

        Difa4 months ago

        Jus bakiak jugaaa ada mbak Bi..

        Wkwkwkwkwkwk

        Reply
    • author

      Difa4 months ago

      Bakiak diumpeetin buaaat kado ulang tahun mbaah

      Wkwkwkwkw

      Reply
  6. author

    Ronald Wan4 months ago

    Dasar Wong Kota, makanya jangan ngandelin google maps
    Belum update itu hahahaha

    Reply
    • author

      Biyanca Kenlim4 months ago

      Terlalu pede yah
      Hehe makasih Mas Roni

      Reply
  7. author

    Latifa4 months ago

    Walah…tong sampahnya nggak salah apa-apa kok. Ups… artikel menarik, Bu Bianca. Salam.

    Reply
  8. author

    Difa4 months ago

    Wkwkwkwkwkw

    Aku bisae guyu waaaeee ono wong ayu nabrak tong sampah… untung bukan nabrak tong listrik eeeh tiang

    Wkwkwkwkwk

    Reply

Leave a Reply