Tenaga Kuda, Tenaga Kerbau, dan Ternyata Kalah oleh Tenaga Kecebong

Tenaga Kuda, Tenaga Kerbau, dan Ternyata Kalah oleh Tenaga Kecebong

Ngawursiana.com – Politik kadang keras dan ganas. Padahal bisa juga jadi bahan guyonan yang lucu dan menghibur. Semua tahu bahwa kekuatan mesin akan dinamakan atau diukur dengan kekuatan tenaga kuda, horse power. Mobil, kereta, atau mesin uap. Hewan yang bertenaga cukup besar dan kuat, biasa dilambangkan kerbau. Hewan yang kuat, tidak punya lelah, dan besar.
Padahal kolaborasi antara kuda dan kerbau, mana ada yang bisa menandingi kekuatannya? Kecuali gajah atau dinosaurus jika masih hidup. Ternyata malah kalah hanya oleh kecebong. Kecil, tidak berdaya, dan sangat lemah.

Kelemahan bisa berpotensi menjadi kuat jika tahu memanfaatkan. Coba saja orang pendek akan aman jika harus menyelusup, kalau berpikir soal yang tinggi-tinggi akan merana. Menggali potensi dan memakainya jelas lebih bermanfaat.
Coba bagaimana kuda dan kerbau bersama tanpa hasil maksimal malah guyonan terus menerus, pilih mana, kuat, besar, tidak mampu membawa perubahan atau kecil, lemah, tapi mampu memberikan harapan dan sebagian sudah nampak jelas?

Kekuatan besar yang tidak mampu mengelola dan bisa mengatur dengan bijaksana juga malah merusak. Itu api yang besar malah membaut panen kabut asap. Atau air yang terlalu besar tanpa tahu mengarahkan, akhirnya banjir bandang di mana-mana. Pilh mana kalau begitu?
Kerbau plus kuda kalah sama kecebong…

Dasar ngawur…..

Salam Ngawur

http://erfindimasfernanda.blogspot.co.id

Tags:

10 Responses

  1. author

    Manula Sepuh4 months ago

    Yg tinggi malah sering kejedot, benjut dan jadi guyonan.
    Yg gempal kok malah mau naik kebo?
    Naik kuda aja kalah cepat sampai finish malah naik kebo.
    Dan resiko ketularan leletnya sudah dipikir belum tuh?

    Reply
  2. author

    Suyono Apol4 months ago

    Kerbau dan kuda menang pencitraan doang. Kecebong kerja keras.

    Reply
    • author

      Susy Haryawan4 months ago

      kecebong terpaksa kerja keras karena kebonya malas, ha…ha…

      Reply
  3. author

    Hery Syofyan4 months ago

    Sy suka judulnya pak susy………keren.

    Reply
  4. author

    Ronald Wan4 months ago

    Masih belum mantab, kuda di darat kebo lebih suka air

    Reply
    • author

      Susy Haryawan4 months ago

      kebo berkubang Mas, bukan suka air, ada juga memang kebo rawa….

      Reply
  5. author

    Mbak Yun4 months ago

    Mas Susy,
    Kalau Kuda dan Kerbau itu tidak punya harapan untuk berevolusi ke yg lebih baik…
    Yo wis mandek sak mono wae….
    Kalau kecebong….ada proses evolusi diri ke depan lebih mumpuni dan berguna….
    Bisa makan nyamuk biar nggak menggigit manusia….heheheee…

    Reply

Leave a Reply