April 3, 2025

April 3, 2025 admin

Raja Juli Antoni Pilih Bersih-Bersih Rumah saat Lebaran

Raja Juli Antoni Pilih Bersih-Bersih Rumah saat Lebaran

Raja Juli Antoni Pilih Bersih-Bersih Rumah saat Lebaran

Di tengah euforia mudik dan libur panjang Idulfitri 1446 H, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Waka BPN), Raja Juli Antoni, memilih untuk tetap tinggal di rumah. Alih-alih bergabung dalam arus mudik, ia memanfaatkan momen Lebaran dengan kegiatan sederhana tapi bermakna: bersih-bersih rumah.

Raja Juli Antoni Pilih Bersih-Bersih Rumah saat Lebaran

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Raja Juli Antoni menunjukkan aktivitasnya yang tidak biasa untuk ukuran seorang pejabat tinggi negara. Dengan mengenakan pakaian santai, ia terlihat menyapu ruang makan dan dapur, lengkap dengan alat kebersihan seperti sapu dan pengki. Tak hanya itu, ia juga tampak mengepel lantai dengan penuh semangat.

Lebaran Tanpa Mudik: Pilihan yang Bijak
Dalam keterangan yang ia sertakan, pria yang juga menjabat sebagai Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menyebut bahwa tahun ini ia tidak mudik. Bagi Raja Juli, kebersamaan dengan keluarga bisa diwujudkan dengan berbagai cara, tidak harus melalui perjalanan jauh. Justru, momen membersihkan rumah bersama atau untuk keluarga bisa menjadi bentuk kasih sayang yang sederhana namun penuh makna.

“Kadang, cinta tak perlu ditunjukkan lewat hadiah mahal atau ucapan manis. Cukup dengan mengepel lantai supaya anak istri tidak terpeleset, itu juga bentuk cinta,” tulisnya dalam caption unggahannya yang mengundang banyak komentar positif dari warganet.

Respons Warganet: Salut atas Kesederhanaan
Tindakan Raja Juli ini mendapat banyak apresiasi dari masyarakat, khususnya di media sosial. Banyak yang menyebut bahwa ia memberi contoh baik bagaimana seorang pejabat tetap bisa rendah hati dan menjalani hidup secara sederhana.

Komentar seperti “Pak Menteri bisa jadi contoh buat pejabat lain,” atau “Luar biasa, kebersihan adalah bagian dari iman,” membanjiri kolom komentar Instagram miliknya. Tidak sedikit pula yang menyebut bahwa tindakan tersebut mencerminkan pemimpin yang merakyat dan tidak gengsi melakukan pekerjaan rumah tangga.

Momen Lebaran yang Lebih Personal
Dalam berbagai kesempatan, Raja Juli memang dikenal sebagai sosok yang dekat dengan keluarga dan menjunjung tinggi nilai kesederhanaan. Lebaran kali ini menjadi cerminan dari hal tersebut. Ia tidak hanya memilih untuk tinggal di rumah, tetapi juga menunjukkan bahwa Lebaran bisa tetap bermakna tanpa harus mudik atau berpesta pora.

“Lebaran tahun ini memang berbeda. Tapi saya yakin, maknanya tetap sama. Maaf lahir batin, memperbaiki diri, dan tentunya menjaga kebersihan—baik hati maupun rumah,” ujar Raja Juli dalam salah satu unggahan story-nya.

Bersih-Bersih Rumah: Aktivitas yang Menyehatkan

Selain menyampaikan pesan moral, Raja Juli juga secara tidak langsung mengingatkan publik akan pentingnya menjaga kebersihan rumah. Di tengah cuaca yang tidak menentu dan potensi penyebaran penyakit, menjaga kebersihan lingkungan adalah hal yang krusial.

Mengepel, menyapu, dan membersihkan dapur bukan hanya aktivitas fisik semata, melainkan juga bentuk detoks pikiran. Saat tubuh bergerak membersihkan, pikiran pun ikut disegarkan. Barangkali itulah alasan mengapa Raja Juli memilih kegiatan ini di tengah suasana lebaran.

Simbol Kepemimpinan yang Relatable
Di tengah banyaknya kritik terhadap pejabat yang hidup mewah dan jauh dari rakyat, tindakan Raja Juli Antoni ini memberikan warna yang berbeda. Ia memperlihatkan bahwa menjadi pejabat tidak harus selalu tampil formal dan berjarak. Terkadang, dengan hanya menunjukkan kegiatan sehari-hari seperti bersih-bersih rumah, seseorang bisa membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

Tidak heran jika citranya di kalangan masyarakat semakin positif. Di tengah tren digital dan keterbukaan informasi, publik kini bisa melihat langsung sisi lain dari seorang pejabat. Dan Raja Juli berhasil memanfaatkan media sosialnya dengan konten yang inspiratif dan membumi.

Kesimpulan
Raja Juli Antoni telah memberikan pelajaran berharga di tengah suasana Lebaran kali ini. Ia menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak harus dikejar dengan mudik, apalagi jika harus menempuh perjalanan panjang dan melelahkan. Sebaliknya, ia mengajarkan bahwa hal-hal kecil seperti menyapu dan mengepel rumah pun bisa menjadi bentuk cinta yang dalam.

Langkah sederhananya ini mungkin tampak sepele, namun menyimpan pesan besar: kesederhanaan adalah kekuatan, dan kebersihan adalah bentuk kasih sayang.

April 3, 2025 admin

Korlantas Polri Siapkan Skema Contraflow dan One Way

Korlantas Polri Siapkan Skema Contraflow dan One Way

Korlantas Polri Siapkan Skema Contraflow dan One Way

Direktorat Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi arus balik Lebaran tahun 2025. Salah satu langkah utama yang akan diterapkan adalah rekayasa lalu lintas dengan skema contraflow dan one way di ruas jalan tol yang menjadi jalur utama kepulangan masyarakat dari kampung halaman.

Korlantas Polri Siapkan Skema Contraflow dan One Way

Brigadir Jenderal Polisi yang tergabung dalam jajaran Korlantas menyatakan bahwa prediksi puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 5 atau 6 Syawal 1446 H, yang bertepatan dengan tanggal 6 atau 7 April 2025. Untuk itu, koordinasi lintas sektor dengan berbagai instansi terkait seperti Jasa Marga, Kementerian Perhubungan, hingga Kementerian PUPR terus dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.

Strategi Terpadu Rekayasa Lalu Lintas
Langkah antisipatif Korlantas bukan sekadar bersifat reaktif, melainkan dirancang secara sistematis berdasarkan hasil evaluasi arus mudik serta data historis tahun-tahun sebelumnya. Skema contraflow akan diberlakukan secara situasional di titik-titik rawan kemacetan, terutama di ruas tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cipali.

Sementara itu, sistem one way akan kembali diberlakukan jika volume kendaraan sudah melebihi kapasitas normal. Pengaturan ini bertujuan untuk mengurai kepadatan dan menjaga arus lalu lintas tetap bergerak. One way rencananya akan diberlakukan dari Gerbang Tol Kalikangkung hingga Gerbang Tol Cikampek Utama, terutama pada puncak arus balik.

“Bersama seluruh pemangku kepentingan, kami terus merumuskan langkah-langkah strategis agar manajemen lalu lintas berjalan efektif dan tidak menimbulkan kepadatan yang berlebihan,” ujar salah satu pejabat Korlantas saat ditemui di Jakarta.

Pantauan Real-Time dan Teknologi Pemantau Lalu Lintas

Dalam mendukung kelancaran arus balik, Korlantas juga memanfaatkan teknologi seperti CCTV, ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), dan drone pemantau arus untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Data ini akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan cepat jika diperlukan perubahan skema lalu lintas secara mendadak.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau update informasi melalui akun media sosial resmi Korlantas serta aplikasi-aplikasi navigasi seperti Google Maps dan Waze yang telah terintegrasi dengan data dari Command Center Korlantas.

Imbauan untuk Masyarakat: Atur Waktu Perjalanan
Korlantas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menumpuk perjalanan balik di hari terakhir cuti bersama. Membagi waktu perjalanan secara merata dapat membantu menghindari kepadatan yang tidak perlu.

“Jangan menunggu hari terakhir untuk kembali ke kota asal. Jika memungkinkan, manfaatkan waktu lebih awal agar perjalanan lebih lancar dan tidak terjebak dalam kemacetan,” tambah perwakilan Korlantas.

Selain itu, pemudik juga diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, cukup istirahat sebelum berkendara, serta tidak memaksakan perjalanan jika kondisi fisik tidak mendukung.

Kerja Sama Lintas Instansi Kunci Keberhasilan
Keberhasilan rekayasa lalu lintas arus balik Lebaran tidak bisa hanya bergantung pada Polri. Oleh karena itu, kolaborasi erat dengan pengelola tol, aparat dinas perhubungan, hingga pemerintah daerah menjadi kunci dalam pelaksanaan kebijakan rekayasa ini.

Setiap ruas tol utama akan dijaga ketat oleh personel gabungan yang siap melakukan tindakan cepat terhadap kondisi darurat di lapangan, termasuk kecelakaan atau hambatan lainnya.

Kesimpulan
Menghadapi tantangan arus balik Lebaran 2025, Korlantas Polri telah menyusun strategi rekayasa lalu lintas yang terintegrasi dan berbasis data. Melalui penerapan skema contraflow dan one way, serta pemanfaatan teknologi pemantau lalu lintas, diharapkan masyarakat dapat kembali dari kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan tepat waktu.

Kerja sama dari seluruh masyarakat serta instansi terkait akan menjadi kunci utama keberhasilan manajemen arus balik tahun ini. Maka dari itu, mari bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman dan lancar demi kebahagiaan setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta.

April 2, 2025 admin

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Depok

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Depok

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Depok

Depok, Jawa Barat – Sebuah insiden kebakaran hebat menghanguskan sejumlah rumah warga di kawasan permukiman padat penduduk di wilayah Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Rabu pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa ini terjadi di tengah suasana hari raya Idul Fitri, ketika sebagian besar warga masih menikmati waktu berkumpul bersama keluarga.

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Depok

Ketua RT 02 RW 01, Rizal Nasuhi, mengonfirmasi bahwa kebakaran tersebut benar terjadi di wilayah yang ia pimpin. Menurut Rizal, aktivitas warga saat itu masih tergolong normal dan belum banyak yang keluar rumah karena suasana lebaran masih sangat terasa.

“Iya betul, kejadiannya sekitar jam sembilan pagi. Saat itu masyarakat masih dalam suasana Idul Fitri, jadi sebagian besar masih di rumah,” ujar Rizal saat ditemui di lokasi kejadian.

Api Melahap Beberapa Rumah
Kebakaran yang terjadi di kawasan padat tersebut dengan cepat menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya karena jarak antar bangunan yang sangat berdekatan. Material bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu serta atap berbahan mudah terbakar turut mempercepat proses penyebaran api.

Salah seorang saksi mata, ibu Nurhayati (56), mengatakan bahwa awal mula api terlihat dari salah satu rumah di gang sempit. Tak lama kemudian, suara teriakan minta tolong pun terdengar dan warga langsung berusaha menyelamatkan diri serta mengamankan barang berharga.

“Api tiba-tiba sudah besar aja dari rumah pojok itu. Kami panik semua, langsung keluar rumah. Ada yang bawa anak, ada yang cuma bisa selamatin surat-surat penting,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Pemadam Kebakaran Turun Tangan

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok mengerahkan setidaknya enam unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Proses pemadaman api berlangsung dramatis karena akses jalan yang sempit menyulitkan kendaraan pemadam masuk ke titik pusat api.

Kepala Dinas Damkar Kota Depok, M. Gandara Budiana, menyatakan bahwa pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 09.10 WIB dan segera bergerak ke lokasi. Petugas berjibaku selama hampir dua jam sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan.

“Kendala utama adalah akses yang sempit dan banyaknya warga yang berkumpul di lokasi. Namun, alhamdulillah api sudah berhasil dipadamkan sekitar pukul 11 siang,” jelas Gandara.

Tidak Ada Korban Jiwa, Namun Kerugian Cukup Besar
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, beberapa warga mengalami luka ringan akibat terjatuh saat mencoba menyelamatkan diri. Sementara itu, sejumlah rumah rata dengan tanah dan tidak sedikit harta benda yang tidak sempat diselamatkan.

Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Beberapa keluarga bahkan kehilangan tempat tinggal dan kini harus mengungsi ke rumah saudara atau posko darurat yang didirikan oleh warga dan relawan.

“Kami sedang data jumlah pasti rumah yang terbakar dan warga terdampak. Bantuan darurat sudah mulai dikirimkan,” kata Rizal, Ketua RT setempat.

Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah warga. Petugas kepolisian telah memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Masih kami dalami. Dugaan awal memang ada hubungan dengan instalasi listrik yang bermasalah, tapi nanti akan kami pastikan lewat pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Cimanggis.

Warga Harapkan Bantuan Pemerintah
Pasca kebakaran, warga terdampak berharap adanya bantuan dari pemerintah kota, baik berupa kebutuhan pokok, tempat tinggal sementara, hingga proses pembangunan kembali rumah mereka yang hangus terbakar.

“Kami berharap pemerintah cepat tanggap. Kami nggak tahu mau tidur di mana malam ini. Semua habis,” kata bapak Andri, salah satu korban kebakaran.

Kebakaran di tengah perayaan Idul Fitri ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik di rumah, terutama di kawasan padat penduduk. Pemerintah juga diharapkan mempercepat proses bantuan dan pembangunan kembali infrastruktur warga yang terdampak.

April 2, 2025 admin

Praktis Menuju Ancol Transportasi Umum dari Berbagai Daerah

Praktis Menuju Ancol Transportasi Umum dari Berbagai Daerah

Praktis Menuju Ancol Transportasi Umum dari Berbagai Daerah

Liburan ke Ancol memang selalu jadi pilihan favorit, terutama buat warga Jabodetabek dan sekitarnya. Tapi, kadang niat liburan bisa batal cuma karena mikirin macet dan ribetnya akses. Tenang, kamu nggak perlu pusing lagi! Di artikel ini, kita bakal bahas cara paling praktis dan ekonomis menuju Ancol menggunakan transportasi umum. Mulai dari Jakarta Selatan, Tangerang, Bogor, sampai Bandung, semua ada solusinya!

Praktis Menuju Ancol Transportasi Umum dari Berbagai Daerah

Dari Jakarta Selatan ke Ancol
Kalau kamu berangkat dari Jakarta Selatan, pilihan paling cepat dan efisien adalah menggunakan KRL Commuter Line. Ikuti langkah-langkah ini:

Naik KRL dari stasiun terdekat (misalnya Stasiun Manggarai atau Pasar Minggu).

Transit di Stasiun Kampung Bandan.

Lanjut berjalan kaki atau naik ojek online ke Gerbang Ancol yang hanya berjarak sekitar 10 menit.

Selain KRL, kamu juga bisa naik TransJakarta koridor 5 atau 5A, kemudian transit di halte Pademangan dan lanjut naik angkot atau jalan kaki ke pintu masuk Ancol.

Dari Tangerang ke Ancol

Warga Tangerang juga punya beberapa opsi yang cukup simpel:

Naik KRL dari Stasiun Tangerang menuju Stasiun Duri.

Dari Duri, lanjut naik KRL ke arah Stasiun Kampung Bandan.

Setelah itu, kamu bisa jalan kaki sekitar 10–15 menit ke Ancol atau naik kendaraan online.

Kalau kamu lebih suka bus, bisa juga menggunakan bus TransJakarta dari Terminal Poris Plawad dan transit di Halte Harmoni, lalu lanjut ke Halte Pademangan.

Dari Bogor ke Ancol
Untuk kamu yang berangkat dari Bogor, rutenya cukup mudah meski harus transit:

Naik KRL dari Stasiun Bogor menuju Stasiun Jakarta Kota.

Dari Jakarta Kota, lanjut jalan kaki ke Stasiun Kampung Bandan atau naik ojek online.

Setelah tiba di Kampung Bandan, kamu bisa masuk ke area Ancol melalui pintu timur.

Alternatif lainnya, kamu bisa turun di Stasiun Mangga Besar, lalu lanjut naik ojek atau bajaj ke Ancol.

Dari Bandung ke Ancol
Warga Bandung juga bisa menikmati wisata Ancol dengan mudah, lho. Berikut opsi termudahnya:

Naik kereta api dari Stasiun Bandung ke Stasiun Pasar Senen atau Gambir.

Setelah itu, kamu bisa naik TransJakarta menuju Halte Ancol (koridor 5 atau 5A), atau naik KRL dari Stasiun Gondangdia atau Juanda ke Stasiun Kampung Bandan.

Dari Kampung Bandan, lanjutkan ke gerbang Ancol dengan berjalan kaki atau menggunakan transportasi online.

Kalau kamu naik bus dari Bandung, turun di Terminal Kampung Rambutan atau Kalideres, lalu lanjutkan perjalanan menggunakan TransJakarta seperti rute Jakarta Selatan.

Tips Liburan Nyaman ke Ancol
Agar perjalanan kamu makin lancar dan menyenangkan, simak beberapa tips berikut:

Gunakan kartu elektronik seperti e-money, Flazz, atau JakLingko untuk pembayaran transportasi umum.

Berangkat lebih pagi, terutama saat akhir pekan, supaya bisa menikmati suasana Ancol tanpa terlalu ramai.

Siapkan pakaian nyaman dan perlengkapan pribadi, terutama jika ingin bermain di pantai atau wahana air.

Unduh aplikasi KRL dan TransJakarta, supaya kamu bisa memantau jadwal dan rute secara real-time.

Keuntungan Naik Transportasi Umum ke Ancol
Selain bebas macet, berikut beberapa kelebihan naik kendaraan umum ke Ancol:

Lebih hemat biaya, cocok untuk kamu yang ingin liburan murah meriah.

Minim stres, karena kamu nggak perlu nyetir dan mencari parkiran.

Ramah lingkungan, kamu turut mengurangi emisi karbon dengan tidak membawa kendaraan pribadi.

Penutup
Sekarang kamu nggak perlu khawatir lagi kalau ingin liburan ke Ancol tapi malas bawa kendaraan pribadi. Dengan pilihan transportasi umum yang semakin mudah dan terintegrasi, semua bisa jadi lebih praktis. Yuk, rencanakan liburan kamu dan nikmati semua keseruan yang ditawarkan Ancol – dari pantai, Dunia Fantasi, Seaworld, hingga Atlantis Water Adventure. Selamat berlibur!

April 2, 2025 admin

Balik Lebaran: Puncaknya 6–7 April Tips Agar Perjalanan Aman

Balik Lebaran: Puncaknya 6–7 April Tips Agar Perjalanan Aman

Balik Lebaran: Puncaknya 6–7 April Tips Agar Perjalanan Aman

Memasuki pekan terakhir masa libur Idul Fitri 2025, pemerintah telah memproyeksikan bahwa puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 6 dan 7 April 2025. Perkiraan ini bukan tanpa dasar, melainkan hasil dari analisis terhadap tren mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun-tahun sebelumnya, serta hasil survei daring dan pemantauan sejumlah faktor yang memengaruhi pola perjalanan masyarakat pasca-Lebaran.

Balik Lebaran: Puncaknya 6–7 April Tips Agar Perjalanan Aman

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menyatakan kesiapannya dalam mengelola lonjakan arus balik. Langkah-langkah antisipatif telah disiapkan sejak jauh-jauh hari untuk memastikan kelancaran dan keselamatan para pemudik yang kembali ke kota asal setelah merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Persiapan Pemerintah dalam Menghadapi Arus Balik
Untuk menghadapi prediksi lonjakan kendaraan di jalur-jalur utama seperti Tol Trans Jawa, Jalur Selatan, dan Jalur Pantura, pihak Kemenhub dan Polri telah mendirikan posko-posko pemantauan dan layanan bantuan. Posko ini tersebar di titik-titik strategis, termasuk rest area, terminal, stasiun, hingga pelabuhan penyeberangan.

Selain itu, penambahan personel kepolisian di lapangan juga dilakukan guna mengatur lalu lintas, memberikan bantuan darurat, serta memantau potensi kemacetan. Polri juga akan mengoperasikan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow atau bahkan sistem one way pada titik-titik rawan padat guna mengurai kemacetan.

“Persiapan kami sudah hampir 100 persen. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menunda kepulangan hingga puncak arus balik agar terhindar dari kemacetan,” ujar juru bicara Kemenhub dalam konferensi pers baru-baru ini.

Faktor Penyebab Lonjakan Arus Balik

Beberapa faktor yang diperkirakan turut memengaruhi tingginya arus balik pada 6 dan 7 April mendatang antara lain:

Tanggal tersebut bertepatan dengan hari Minggu dan Senin, di mana sebagian besar aktivitas kantor dan sekolah sudah kembali berjalan mulai Selasa.

Banyak pemudik yang memilih menghabiskan waktu libur maksimal di kampung halaman.

Tidak semua perusahaan memberikan cuti tambahan setelah libur Lebaran, sehingga para pekerja harus kembali tepat waktu.

Tips Agar Arus Balik Lebih Aman dan Lancar
Agar perjalanan arus balik berjalan dengan aman dan efisien, berikut adalah beberapa tips penting yang bisa diikuti oleh para pemudik:

1. Hindari Puncak Arus Balik
Jika memungkinkan, sebaiknya jadwalkan kepulangan sebelum tanggal 6 April atau setelah tanggal 7 April untuk menghindari padatnya lalu lintas.

2. Periksa Kondisi Kendaraan
Pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Cek oli, rem, ban, dan air radiator sebelum berangkat. Jangan lupa membawa peralatan darurat seperti dongkrak, senter, dan kotak P3K.

3. Manfaatkan Aplikasi Navigasi
Gunakan aplikasi seperti Google Maps atau Waze untuk memantau lalu lintas secara real-time dan menghindari titik-titik macet.

4. Istirahat Secukupnya
Jangan paksakan diri menyetir terlalu lama. Gunakan rest area untuk beristirahat setiap 3–4 jam sekali guna menjaga konsentrasi dan stamina.

5. Patuhi Rambu dan Petunjuk Petugas
Ikuti semua arahan petugas di lapangan serta patuhi rambu-rambu lalu lintas. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.

6. Sediakan Bekal dan Uang Tunai
Meskipun banyak rest area sudah modern, tidak ada salahnya membawa makanan ringan, air minum, serta uang tunai secukupnya untuk berjaga-jaga.

7. Gunakan Transportasi Umum Bila Memungkinkan
Bagi yang tidak ingin repot menyetir sendiri, transportasi umum seperti kereta api, bus AKAP, dan pesawat bisa menjadi pilihan aman dan nyaman.

Imbauan untuk Masyarakat
Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan selama perjalanan arus balik, mengingat potensi penularan penyakit bisa meningkat pada saat kerumunan.

Selain itu, untuk mengurangi kemacetan di jalan tol, pemudik juga diminta mengisi saldo e-toll sebelum berangkat agar tidak terjadi antrean panjang di gerbang tol.

Dengan persiapan yang matang dari pemerintah dan kesadaran masyarakat dalam merencanakan perjalanan, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

April 2, 2025 admin

Perfilman Berduka Ray Sahetapy Tutup Usia di RS Gatot Subroto

Perfilman Berduka Ray Sahetapy Tutup Usia di RS Gatot Subroto

Perfilman Berduka Ray Sahetapy Tutup Usia di RS Gatot Subroto

Jakarta, 2 April 2025 — Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior yang telah banyak mewarnai layar lebar Indonesia, Ray Sahetapy, berpulang pada Selasa, 1 April 2025. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Perfilman Berduka Ray Sahetapy Tutup Usia di RS Gatot Subroto

Kepergian Ray Sahetapy menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi insan perfilman, tetapi juga masyarakat luas yang mengenal dan mengagumi dedikasinya terhadap seni peran. Aktor yang dikenal dengan kualitas aktingnya yang memikat ini meninggal dunia di usia 67 tahun.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sampaikan Duka Cita
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melalui juru bicaranya, Riefky, menyampaikan rasa belasungkawa atas kepergian sang maestro. Dalam pernyataan tertulisnya, Riefky mengatakan, “Indonesia kehilangan sosok seniman hebat yang telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan perfilman nasional. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Ray Sahetapy.”

Ucapan duka juga mengalir dari berbagai tokoh publik dan komunitas seni. Banyak yang mengenang Ray sebagai pribadi yang rendah hati dan penuh dedikasi dalam setiap peran yang ia mainkan, baik di film, televisi, maupun panggung teater.

Karier Panjang dan Prestasi Cemerlang

Ray Sahetapy lahir pada 1 Januari 1958 dan memulai kariernya di dunia seni peran sejak dekade 1980-an. Namanya melambung lewat berbagai film layar lebar dan sinetron populer. Ia dikenal sebagai aktor yang mampu memainkan beragam karakter dengan sangat meyakinkan.

Beberapa film terkenal yang dibintangi Ray antara lain “Pengabdi Setan” (1980), “Djakarta 1966”, “The Raid 2: Berandal”, dan puluhan film lainnya. Kemampuannya dalam menghidupkan karakter membuatnya diganjar berbagai penghargaan, termasuk dari Festival Film Indonesia (FFI) dan institusi perfilman internasional.

Selain sebagai aktor, Ray Sahetapy juga aktif sebagai pengajar dan pembina seni peran. Ia dikenal sebagai mentor bagi banyak aktor muda dan memberikan kontribusi besar terhadap regenerasi aktor Indonesia.

Disemayamkan Secara Tertutup
Jenazah Ray Sahetapy disemayamkan secara tertutup di kediaman keluarga di kawasan Jakarta Selatan sebelum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir pada Rabu pagi. Prosesi pemakaman dihadiri oleh keluarga dekat dan beberapa sahabat dari kalangan artis dan seniman.

Pihak keluarga melalui putranya menyampaikan terima kasih atas seluruh doa dan perhatian dari masyarakat. “Ayah kami adalah orang yang sangat mencintai dunia seni. Semoga karya-karyanya tetap dikenang dan memberikan inspirasi,” ujar anak almarhum.

Dunia Perfilman Kehilangan Sosok Inspiratif
Kehilangan Ray Sahetapy meninggalkan duka yang mendalam di tengah masyarakat Indonesia. Sosoknya bukan hanya dikenal karena kemampuan akting yang luar biasa, tetapi juga karena ketulusannya dalam membina dunia seni dan memberikan inspirasi kepada generasi muda.

Rekan-rekan seprofesi, seperti Christine Hakim, Slamet Rahardjo, dan Deddy Mizwar turut menyampaikan duka mendalam. Mereka sepakat bahwa Ray adalah salah satu tonggak perfilman Indonesia yang akan terus dikenang dalam sejarah.

Warisan Abadi di Dunia Seni
Meski telah tiada, Ray Sahetapy meninggalkan jejak abadi lewat karya-karya yang telah ia hasilkan. Dedikasinya terhadap seni peran menjadikan dirinya sebagai panutan bagi banyak orang. Generasi muda dapat belajar banyak dari semangatnya yang tak pernah padam dalam memperjuangkan kualitas perfilman Indonesia.

Semoga Ray Sahetapy mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

April 2, 2025 admin

Volume Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat Tajam

Volume Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat Tajam

Volume Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat Tajam

Pada hari Rabu, 2 April 2025, atau tepatnya H+2 setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri, arus lalu lintas menuju kawasan Puncak, Bogor, mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Berdasarkan pantauan dan data dari pihak kepolisian, tercatat lebih dari 25 ribu kendaraan melintas di jalur tersebut sejak pagi hari. Jumlah ini menunjukkan peningkatan yang cukup mencolok dibandingkan dengan volume kendaraan pada hari sebelumnya, Selasa (1/4/2025).

Volume Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat Tajam

Peningkatan jumlah kendaraan ini bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat momen libur Lebaran biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Kawasan Puncak memang menjadi salah satu destinasi favorit di Jawa Barat, terutama karena kesejukan udaranya dan banyaknya tempat wisata yang bisa dikunjungi, mulai dari perkebunan teh, taman safari, hingga tempat makan dengan pemandangan pegunungan yang memesona.

Pola Arus Lalu Lintas
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menyampaikan bahwa lonjakan kendaraan mulai terlihat sejak dini hari dan terus meningkat hingga menjelang siang. Untuk mengantisipasi kemacetan parah, pihaknya telah memberlakukan sistem satu arah (one way) secara situasional. Pemberlakuan sistem ini dilakukan dari arah Jakarta menuju Puncak sejak pagi, dan akan disesuaikan kembali sesuai kondisi di lapangan.

“Sejak pagi tadi, arus kendaraan dari arah bawah sudah mulai padat. Kami lakukan pengaturan arus satu arah menuju atas untuk mengurai kemacetan dan memastikan kelancaran perjalanan para pemudik maupun wisatawan,” ujar Kasat Lantas dalam keterangannya kepada media.

Antisipasi Kemacetan dan Pengamanan

Selain pengaturan lalu lintas, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan juga disiagakan di beberapa titik rawan kemacetan seperti Simpang Gadog, Megamendung, dan kawasan Cisarua. Keberadaan petugas ini bertujuan untuk memberikan arahan kepada pengendara dan juga menjaga ketertiban umum selama masa libur panjang ini.

Bagi para pengemudi yang hendak menuju Puncak, diimbau untuk mengecek kondisi kendaraan dan memastikan bahan bakar cukup, mengingat antrean panjang dan potensi kepadatan tinggi masih bisa terjadi hingga akhir pekan.

Wisatawan Padati Lokasi Liburan
Peningkatan kendaraan ini sejalan dengan ramainya lokasi wisata di kawasan Puncak. Beberapa tempat seperti Taman Safari Indonesia, Kebun Teh Gunung Mas, dan Taman Wisata Matahari dilaporkan mulai dipenuhi oleh pengunjung sejak pagi. Banyak keluarga yang memilih berangkat lebih awal agar bisa menikmati suasana sejuk Puncak dan menghindari terjebak macet terlalu lama.

Salah satu pengunjung asal Bekasi, Dwi (38), mengaku sudah berangkat dari rumah sejak pukul 4 pagi. “Kita sekeluarga memang sengaja berangkat pagi banget supaya nggak terlalu macet. Alhamdulillah, walaupun agak padat, masih bisa jalan lancar,” ujarnya.

Prediksi Arus Balik
Sementara itu, pihak berwenang juga mulai mempersiapkan diri menghadapi arus balik yang diprediksi akan terjadi secara bertahap mulai H+3 hingga H+5 Lebaran. Diperkirakan, volume kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta akan melonjak pada hari Jumat hingga Minggu mendatang.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor menyarankan para pemudik untuk mengatur waktu perjalanan sebaik mungkin agar tidak bersamaan dengan puncak arus balik. Selain itu, pemudik diimbau menggunakan aplikasi pemantau lalu lintas untuk mengetahui kondisi jalan secara real time.

Penutup
Kondisi lalu lintas di kawasan Puncak pada H+2 Lebaran menjadi cermin betapa antusiasnya masyarakat dalam memanfaatkan momen liburan ini. Meski padat, arus kendaraan masih bisa dikendalikan berkat kerja sama dari berbagai pihak. Bagi masyarakat yang ingin menikmati liburan di Puncak, perencanaan waktu dan kesiapan kendaraan tetap menjadi kunci utama agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan.